Posted in just write

Mari Membicarakan Pria & Wanita : Part 2

Mari melanjutkan lagi..

Kalo yg kemaren tentang perhatian dan rasa percaya, rumus kedua kali ini adalah…

20140311-152013.jpg

 

Pernah dicurhatin wanita kan? Gimana? Berapa episode?

Ya begitulah wanita.. suka curhat. Apalagi sama pasangannya. Entah cuma sekedar cerita ‘ngapain aja hari ini’ sampe kejadian yang bikin bete atau bikin seneng. Ada jenis curhat cerita yang sudah berlalu, tapi ada jenis curhat cerita yg sedang terjadi dan belum kelar urusannya. Si wanita akan bete nih biasanya pas cerita. Beberapa kali temen gue ada yg bilang “Cewe gue cerita nih, tp giliran dikasih solusi dia sebenernya udah punya solusinya. Terus kenapa masih ribet coba?”

Ahahaha iya memang begitulah wanita, wahai para pria.. Kadang yang mereka butuhkan bukan solusi karena mungkin mereka sudah punya solusinya. Mereka cuma ingin didengar. Ya, sebatas didengar dan merasakan simpati kalian masih ada buat mereka. Kadang cuma butuh jawaban-jawaban retoris semacam “oh..” – “yaudah sabar..” – “trus gimana?” buat nanggepin wanita yg lagi curhat begini. Tapi percayalah, itu sudah sangat cukup untuk menghilangkan kebeteannya. Tapi berhati-hatilah, ketika mereka tak meminta solusi, lalu kalian memberi solusi, ini bisa membuat wanita berpikir “kok jadi ngajarin aku sih? kamu ga tau sih rasanya gimana..”. Nah loh, serba salah kan?

Jadi para wanita, curhatlah dengan wajar. Ketika kalian butuh solusi, katakan. Tapi terima, atau kalaupun ga yaudah iyakan saja. Jangan makin drama. Itu asli bikin bete orang. Ga cuma bikin bete pria, tapi bisa bikin bete wanita juga.

Dan para pria, ketika wanita kalian curhat panjang lebar, dengarkan saja. Kalo emang ga diminta solusi, cukup tunjukkan simpati kalian. Dari kalimat “sabar ya” sampe pelukan hangat atau sekedar puk puk. Kalo diminta bantu solusi, baru kasih pencerahan buat mereka. Intinya perlakukan wanita yg lagi curhat seperlunya. Jangan berlebihan. Karena ingat di rumus pertama, yang berlebihan justru akan membuat susah kalian kemudian hari.

Author:

dreamer. strange. different.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s