Posted in just write, sketch

Kertas Berwarna Coklat

Berapa bulan lalu aku menengok gudang. Membersihkannya dari tumpukan kertas, debu dan pekerjaan lalu mengubahnya menjadi kamar tidur seadanya. Diantara kertas usang serupa sampah, kutemukan dia. Buku dengan kertas berwarna coklat dengan sedikit bercak. Hasil daur ulang mungkin. Bersampul coklat dengan tali berkepang kecil. Berlembar-lembar halamannya kosong tak bergaris. Aku berpikir, jika kertas ini tak bergaris, maka aku bisa menorehkan garis disana.

Kubawa buku itu dan kubuka sampulnya. Seperti buku sketsaku yg sebelum-sebelumnya, aku selalu mengosongkan lembar pertama. Entah, aku tak pernah merasa siap untuk setiap lembar pertama buku sketsaku. Aku ragu, merasa tak sanggup membuat gambar sebagus itu sebagai prolog goresanku di lembar-lembar berikutnya. Mungkin sesekali aku hanya menuliskan namaku dan tanggal kapan aku mulai menarik pensilku disana. Tulisan kecil di sudut kanan bawah. Selebihnya kosong, bersih dari keraguanku.

Di lembar kedua, aku mulai menggambar. Portrait perempuan ber-make up. Aku sedang suka menggambar wajah. Ada yg menyenangkan saat aku memahami anatomi sepasang mata atau hidung sebelum akhirnya kubuat salinan yg tak jauh lebih bagus di atas kertas. Aku paling menikmati menggambar sepasang mata. Bagiku, sebuah gambar atau foto akan benar-benar terlihat hidup saat sepasang mata didalamnya tergambar dengan sempurna. Hidup sebuah wajah di atas kertas tergantung pada mata. Maka aku selalu berlama-lama menggambar mata, menatapnya lalu berpikir apakah sudah cukup dia membawa hidup untuk goresanku?

 

image

Lembar-lembar berikutnya aku nikmati dengan pensil sketsaku. Ya, aku lebih nyaman menggambar dengan pensil. Hanya goresan-goresan hitam. Tapi kali ini bukan diatas kertas putih, melainkan diatas kertas berwarna coklat.

Gambar-gambar hitam-coklatku sudah beberapa lembar. Dan mungkin berikutnya aku berpikir untuk bermain cat air disana..

Author:

dreamer. strange. different.

2 thoughts on “Kertas Berwarna Coklat

  1. kalau boleh tahu kertasnya seperti apa jelasnya? karena mirip sekali yg teman saya katakan, kertas berwarna seperti itu gampang untuk diberi warna putih :’v

    1. rada tebel sih, kira2 setebel A4 yg 80gram. agak kasar dan ada bercaknya. dan emng gampang kalo diberi warna putih, soalnya warna kertasnya coklatnya rada gelap kok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s