Posted in just write

Kebodohan

Ada orang yang nyaman dengan kebodohannya dan kemudian dia merasa bahwa yang dia lakukan bukan kebodohan, tapi masih dalam batas kewajaran menurut pandangan beberapa orang, bukan semua orang.

Dia tak mau ambil pusing dengan semua pernyataan atau pandangan yang menunjukkan bahwa yang dia lakukan adalah jelas-jelas kebodohan. Sekalipun sebenarnya dia tahu bahwa itu memang kebodohan.

Tetapi dia terlalu nyaman dengan kebodohannya. Jadi tetap saja dia berdiri di tempatnya. Enggan melihat dan mendengar sekitarnya.
Lalu dia bertambah bodoh..

Tetapi ada orang yang kemudian menyadari bahwa menjadi bodoh tak jauh berbeda dengan menjadi seorang pengecut. Takut mencari jalan yang lain, enggan berubah karena tak mau melihat kesalahannya sendiri dan mengetahui bahwa dirinya memang bodoh.

Suatu saat dia akan menyesal, lalu menertawakan dirinya sendiri yang terlampau lama larut dan nyaman dalam zona bodohnya. Dia akan menyadari begitu bodohnya dia, lalu akan mulai pergi mencari jalan yang menjauhi kebodohannya..
Bertobat dan tak lagi menjadi keledai.

Author:

dreamer. strange. different.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s